Langsung ke konten utama

Postingan

THERESIA DAN HARAPANNYA

Theresia berlatarbelakang pendidikan seni di Jurusan Seni Grafis Institut Seni Indonesia Yogyakarta, meneruskan kelas Magister di Penciptaan Seni Insitut Snei Indonesia Yogyakarta. Memiliki pengalaman berkesenian, tak hanya lingkupan lokal, nasional, bahkan sampai dibeberapa belahan dunia. Isu-isu yang pernah digarap dalam karyanya adalah menangkap rutinitas dan perkembangan tubuh anaknya dalam wilayah domestik, persoalan pengrusakan linkungan, dan religiusitas. Karya seni Theresia memang belum terlalu lama mengetengahkan persoalan religiusitas, konsep mendasar dan pembicaraan hal religius, berarti bicara tentang tema-tema yang bersumber dari Al Kitab. Walaupun masih tergolong baru, tetapi kompleksitas persoalan religi yang diketengahkan, menunjukkan karya ciptaan Tere memiliki latar belakang dan konsep yang matang. Religius ini muncul melalui Simbol-simbol yang bermuara pada harapan mendapatkan kehidupan yang tenteram dan damai. Harapan ini bukan tak mendasar, Tere yang memiliki latar...

WIMO: Religiusitas Fotografi

Kecintaan Wimo Ambala Bayang pada dunia seni, sudah dimulai dari masa anak-anak. Masa kecil ia senang menggambar, dan beberapa aktifitas berkesenian lainnya. Wimo yang dilahirkan dan menghabiskan masa anak-anak di Kabupaten Magelang, sampai masa sekolah lanjutan tingkat atas. Saat jenjang perguruan tinggi, ia merantau ke Yogyakarta, untuk melanjutkan kecintaannya pada dunia seni. Mendaftar pada Minat Desain Interior Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia, tapi tak langsung di terima. Gagal, tak membuat Wimo putus asa, ia mendaftar di Modern School Design. Saat bergabung dengan lembaga pendidikan ini, bertempat tinggal pada komunitas fotografer. Saling interaksi dengan sesama fotografer, membuat Wimo mulai menyenangi dunia ini. Walaupun, dunia fotografi bukanlah hal baru baginya. Secara perlahan, informasi mengenai bidang ini dipelajari secara otodidak dari komunitas yang ada, sampai akhirnya Wimo memutuskan untuk mendalami fotografi secara profesional di bangku perkuliahan. Setel...

SETU LEGI: Religiusitas dan Problematikanya

Deni S. Jusmani Persoalan pokok yang dibicarakan Setu Legi dalam karya instalasinya pada Jogja Biennale XI 2011 adalah manipulasi dan korupsi di bidang agama. Religiusitas bukan perkara benar atau salah, tapi bagaimana nilai religi tersebut mampu memberikan ketentraman dalam kehidupan sosial. Toleransi antara umat-umat beragama di Indonesia, semakin memprihatinkan. Ketika permasalahan individu masuk pada ranah lembaga, muncul ketidakadilan dalam penyelesaiannya. Ketegangan dan konflik antar-agama adalah wujud tak ada lagi saling toleransi didalamnya. Hal ini dikarenakan sudah ada penkultusan kelompok “paling benar”, sehingga yang lain menjadi kelompok “yang salah”. Konflik ini, tak serta merta diselesaikan dengan tuntas oleh lembaga-lembaga yang berkenaan langsung, bahkan pemerintah dan aparat penegak hukum, seolah tak berdaya meredakan ketegangan umat beragama. . ..... Karya instalasi Setu Legi, dengan tema “berhala”, sebetulnya bercerita mengenai sistemisasi rumit peristiwa berhaji, ...

FUNGSI SENI RUPA UNTUK ANAK-ANAK

Fungsi Seni Secara Umum Di zaman modern, perkembangan seni semakin tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Seni telah disadari keberadaannya, sehingga perkembangan manusia dalam menciptakan dan menggunakan seni semakin dapat dirasakan. Pada perkembangan selanjutnya, manusia telah menciptakan karya seni yang berdaya guna dalam kehidupan mereka. Bahkan seni menduduki fungsi-fungsi tertentu dalam kehidupan manusia: 1. Fungsi Individual/ fungsi pribadi Charles Batteaux (1713-1780) membedakan seni menjadi dua, yaitu: 1. Seni murni (fine art/ pure art) 2. Seni terapan (useful art/ applied art) Pengelompokan tersebut berdasarkan fungsi seni bagi kehidupan seorang seniman. Berdasarkan teori tersebut, maka fungsi seni bagi seorang individual dapat dibedakan menjadi dua, yaitu: a. Fungsi Pemenuhan Kebutuhan Fisik Manusia homo sapien telah mengenal alat-alat kehidupan sehari-hari. Dari peninggalannya dapat diketahui bahwa manusia zaman itu telah mengenal dan ...

Affandi (1907-1990)

Indonesia Maestro Painting During his life, he has produced more than 2,000 works of painting. His works are exhibited to various countries in the world, whether in Asia, Europe, America and Australia are always fascinating world of art lovers. Painter who won the title of Doctor Honoris Causa from the University of Singapore in 1974 was the work of his paintings, more often spill liquids directly from the tube of paint was then brushed the paint with his fingers, play and process color to express what he saw and felt about something. In terms of education, son's birth Cirebon Cirebon in 1907 which includes a formal education is quite high. For the generation born in 1907, HIS education, MULO, and later graduated from the AMS, including the education obtained only by a handful of children of the country. But the art of painting talent is very thick beat other disciplines in life, and indeed has made his name famous as a leader or leaders of other fields. When the Republic was procl...

Batik Lasem

Batik indonesia..

Indonesian Batik

Batik (or word Batik) comes from Javanese language "amba", meaning to write and "point". The word batik refers to fabric with patterns generated by the material "night" (wax) is applied to the fabric, so stop the entry of dye (dye), or in English "wax-resist dyeing". Batik is a craft that has high artistic value and has become part of the culture of Indonesia (especially Java) for a long time. Javanese women in the past made their skills in batik for a living, so in the past, batik work is exclusively women's work until the invention of "Batik Cap" which allows the entry of men into the field. There are some exceptions to this phenomenon, namely that the coastal batik masculine lines as you can see in shades of "Mega Clouds", which in some coastal areas batik work is common for men. Variety Batik style and color are influenced by various foreign influences. Initially, batik has a variety of shades and colors are lim...